Posts Tagged With: mengaji

Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji Kecamatan Kalasan

Santri TPA Tahfidz Masjid Al-Muhtadin beserta Ustadz/Ustadzah berfoto bersama Camat Kalasan, Ibu Dra. Tina Hastani, M.M.

Dalam rangka pencanangan Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji, pada Sabtu, 6/5/2017, Camat Kalasan, Ibu Dra. Tina Hastani, MM. dan Kepala KUA Kalasan, Bpk. H.R. Agung Nugraha, beserta rombongan berkunjung ke Masjid Al-Muhtadin, Perum Purwomartani Baru, Kalasan, Sleman.

Acara dimulai dengan berjamaah shalat Maghrib. Setelah shalat ada sambutan dari Takmir Masjid Al-Muhtadin, lalu mengaji bersama. Setelah mengaji, ada sambutan dari Camat Kalasan, pengajian bersama kepala KUA, kemudian diakhiri dengan shalat berjamaah Isya’.

Dengan pencanangan gerakan ini diharapkan orangtua bisa mengondisikan putra-putranya untuk mengaji pada setiap ba’da shalat Maghrib. Semoga dengan demikian bisa menjadi generasi yang shalih/shalihah  dan membawa kemajuan bagi bangsa. Aamiin…

Iklan
Categories: Kegiatan | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Mengaji di TPA Jadi Lebih Menyenangkan

Agar para santri merasa lebih senang ketika mengaji, di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Muhtadin juga diadakan beberapa kegiatan lain yang menyenangkan. Salah satunya adalah lomba antar para santri. Tampak dalam foto tersebut, seorang santri yang bernama Atma bergembira seusai berhasil memasukkan benang ke dalam lubang jarum dalam lomba bersama teman-temannya. Dengan kegiatan semacam ini, diharapkan anak-anak jadi senang mengaji sekaligus rajin ke masjid.

Categories: Kegiatan | Tag: , , , , , , , | 8 Komentar

Mengaji dan Berteman

Betapa senangnya mengaji di masjid itu. Di samping belajar dan mendapatkan ilmu, juga bisa menjalin keakraban dengan banyak teman. Sebagaimana foto tersebut, santri TPA Al-Muhtadin tampak bergembira menjalin keakraban dengan teman-teman di sela-sela mengaji di Masjid Al-Muhtadin.

Categories: Kegiatan | Tag: , , , , | 4 Komentar

Membaca Al-Qur’an

Allah SWT. berfirman:

“Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan [cahaya maksudnya adalah Nabi Muhammad SAW. dan kitab maksudnya adalah Al-Qur’an]. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (QS. al-Maa’idah: 15-16)

Rasulullah SAW. bersabda:

“Sebaik-baik orang diantara kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Dari Ibnu Mas’ud ra, berkata bahwa Rasulullah SAW. bersabda:

“Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf; tetapi alif satu huruf; lam satu huruf dan mim satu huruf.” (HR. at-Tirmidzi; hadits hasan shahih)

Sebagian santri putra Al-Muhtadin sedang belajar membaca Al-Qur'an.

Banyak sekali fadhilah dari membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, santri TPA Al-Muhtadin pun berusaha untuk senantiasa bisa membaca Al-Qur’an. Sebagaimana dalam foto tersebut sebagian santri belajar membaca Al-Qur’an bersama Ust. Muhaimin. Semoga apa yang dilakukan ini dilakukan ini menjadikan para santri semakin mencintai Al-Qur’an dan bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dan, semoga apa yang dilakukan ini mendapatkan rahmat dan ridha Allah ‘Azza wa Jalla. Allaahumma aamiin….

Categories: Kegiatan | Tag: , , , , | 12 Komentar

Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Al-Muhtadin

Pendahuluan
Dalam Al-Qur’an Surat At-Tahriim ayat 6, Allah Swt. berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka….” Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah Saw. telah bersabda, “Jika manusia telah meninggal dunia maka putuslah amalnya kecuali tiga hal, yakni shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakan kedua orang tuanya.”

Maka, mempunyai anak yang shalih dan shalihah adalah dambaan sekaligus tanggung jawab bagi setiap orang tua. Untuk mewujudkan hal ini, pendidikan menjadi salah satu media yang dipercaya bisa menempa perkembangan anak, baik kecerdasan otak maupun kecerdasan spiritual. Namun, sayangnya, pendidikan formal di sekolah tidak selalu bisa membuat anak menjadi cerdas sekaligus shalih dan shalihah.

Di sinilah sesungguhnya peran Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), sebagai lembaga pendidikan nonformal sangat layak untuk dikelola dengan baik. Sebuah lembaga pendidikan yang mendukung pendidikan formal di sekolah, tidak sekadar mendidik anak (santri) bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga mengembangkan pendidikan agar anak (santri) dapat menjalani hidup secara islami.

Selayang Pandang TPA Al-Muhtadin
Proses pendidikan di TPA Al-Muhtadin secara resmi terbentuk pada 19 Juli 1998, dikukuhkan oleh Persaudaraan Djama’ah Haji Indonesia (PDHI) Yogyakarta bersamaan dengan dikukuhkannya Takmir Masjid Al-Muhtadin, Perum Purwomartani Baru, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Namun, embrio dari pendidikan ini sudah dimulai jauh sebelumnya, yakni sebelum Masjid Al-Muhtadin dibangun. Bermula dari pengajian anak-anak, yang diawali pada bulan Oktober 1996, proses pendidikan ini dimulai. Kala itu, kelompok pengajian anak ini bernama TPA Blok Tengah. Dan, pada awal 1998, seiring dengan selesainya pembangunan Masjid Al-Muhtadin, TPA Blok Tengah pindah ke masjid dan berubah nama menjadi TPA Al-Muhtadin.

Visi dan Misi
Visi:
Mewujudkan generasi Muslim yang cerdas dan berakhlak mulia.
Misi:
1.    Mengembangkan Taman Pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas.
2.    Mengembangkan kurikulum Taman Pendidikan Al-Qur’an yang menyenangkan, sesuai dengan perkembangan psikologis anak, dan berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah.
3.    Mengembangkan proses pendidikan yang berkerangka ibadah dan demi meraih ridha-Nya.

Prestasi Kejuaraan
Alhamdulillah, segudang prestasi kejuaraan pernah diraih oleh para santri TPA Al-Muhtadin, baik pada lomba antar TPA setingkat Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, maupun tingkat nasional pada acara FASI.

Pengurus dan Ustadz/Ustadzah TPA Al-Muhtadin
Pembina:
Abdul Basir Solissa, M.Ag. (Ketua Takmir Masjid Al-Muhtadin)

Konsultan Manajemen:
Abdul Mujib, M.Ag.

Kepala:
Akhmad Muhaimin Azzet, S.Ag.

Sekretaris:
Diniyah Solissa, S.E.

Bendahara:
Fatika Lestyaningrum.

Ustadz/Ustadzah:
Ust. Akhmad Muhaimin Azzet, Ustzh. Reni Puspitasari, Ustzh. Diniyah Solissa, Ustzh. Ika Siwi Tira Ardiani, Ustzh. Fatika Lestyaningrum, Ustzh. Nurul Maulidia, Ustzh. Nurul Imaniar, Ustzh.Nuril Janah, Ustzh. Asri Maharani, Ustzh. Ariska Dian Puspitasari, Ustzh. Novi, Ustdzh Anjita, Ustdz. Anis, Ustdzh. Sita, Ustzh. Megan, dan Ustzh. Imamah.

Proses Belajar-Mengajar
TPA Al-Muhtadin mendidik santri dalam belajar membaca Al-Qur’an dengan metode Iqro’. Dengan demikian, santri dibimbing untuk bisa dengan baik dalam membaca Buku Iqro’ dari jilid 1 s/d 6. Setelah tamat jilid 6, santri dibimbing dalam membaca Al-Qur’an dari juz 1 s/d khatam juz 30. Selanjutnya, bagi santri yang telah berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an sampai 30 juz, TPA Al-Muhtadin akan mengadakan khataman Al-Qur’an secara bersama.

Di samping membimbing santri dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, TPA Al-Muhtadin juga membimbing dalam tata cara shalat (bacaan maupun gerakannya), hafalan surat-surat pendek dan doa-doa keseharian, kisah para nabi, sahabat, maupun cerita islami yang membangkitkan keimanan, juga permainan yang menyenangkan.

TPA Al-Muhtadin mengadakan proses belajar-mengajar secara rutin pada setiap hari Selasa, Rabu, dan Jum’at, pukul 16.00 s/d 17.30 WIB di Masjid Al-Muhtadin. Dengan demikian, semoga para santri (demikian juga ustadz/ustadzahnya) menjadi shalih dan shalihah; berbakti kepada kedua orang tua, bermanfaat bagi sesama, dan senantiasa mencintai Allah dan Rasul-Nya. Amin ya Allah, ya Rabbal ‘alamin.

Categories: Profil | Tag: , , , , , , , | 10 Komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: