Bacaan Ketika Mendengar Adzan

Bila adzan dikumandangkan, hendaknya kita mendengarkannya dengan tenang dan berusaha untuk khusyuk kepada Allah Swt. Di samping itu, kita disunnahkan untuk menjawab adzan dengan lafazh yang sama seperti yang diucapkan oleh muadzin, kecuali pada lafazh Hayya ‘alash-shalâh dan Hayya ‘alal-falâh, jawabnya adalah:

لاَ حَوْلَ وَ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ

Lâ haula walâ quwwata illâ billâh.

Artinya:
“Tidak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Ketika muadzin untuk shalat Shubuh mengucapkan lafazh Ash-shalâtu khairum minan-naûm, jawabnya adalah:

صَدَقْتَ وَ بَرَرْتَ وَ اَنَا عَلَى ذاَلِكَ مِنَ الشَّاهِدِيْنَ

Shadaqta wa bararta wa anâ ‘alâ dzâlika minasy-syâhidîn.

Artinya:
“Benar dan baguslah (ucapan)mu itu dan aku termasuk orang-orang yang menyaksikan atas yang demikian itu.”

Tentang TPA Al-Muhtadin

Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Perum Purwomartani Baru, Yogyakarta.
Pos ini dipublikasikan di Materi dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s